Penjelasan

   Setiap logam memiliki sifat alami yang akan kembali ke keadaan energi bijih yang rendah ketika ketika terpapar atmosfer, fenomena ini adalah korosi, korosi sering terjadi pada besi atau baja, Baja adalah bahan bangunan yang sangat baik, serta dapat didaur ulang sepenuhnya dan memiliki bahan yang kekuatan terhadap berat, dampak lingkungan yang rendah, dan daya tahan jangka panjang. Namun, baja itu tidak bisa dihindari mengalami korosi.

   Meskipun korosi mungkin lebih terlihat , semua bahan bangunan (beton, plastik, kayu, dll.) pasti juga akan berkurang dan membusuk seiring waktu. Korosi memang tidak dapat dihindari karena sifat alami yang ada bahan logam, oleh karena itu, untuk mengatasi masalah korosi bukan dengan cara menganti dengan bahan bangunan yang lain, melainkan dengan cara memberikan perlindungan pada permukaan baja untuk meminimalkan atau menunda proses terjadinya korosi. Salah satu cara melindungi terjadinya korosi yang paling efektif yaitu Hot-dip Galvanizing, Pengecatan, atau sistem dupleks.

Proses Korosi

   Korosi atau yang sederhanya adalah karat, terjadi karena sifat alami logam yang akan kembali ke keadaan bijihnya yang berenergi rendah. Korosi  meliputi oksidasi atau paparan oksigen di lingkungan dan proses elektrokimia, proses tersebut yang membentuk sel korosi pada permukaan logam dengan cepat sehingga melibatkan reaksi kimia dan elektron.

   Energi yang signifikan harus dikeluarkan untuk mereduksi bijih menjadi logam murni. Energi ini dapat diterapkan melalui cara metalurgi atau kimiawi dan dilakukan dalam proses yang disebut peleburan dan pemurnian.

Efek Korosi

   Efek dari korosi atau karat sangatlah merugikan, karena biaya yang dikeluarkan untuk mengganti bahan yang terkena korosi terbilang mahal, bahkan biaya tahunan untuk korosi logam di seluruh dunia mencapai $ 2,2 triliun USD, dan Penyumbang terbesara untuk biaya tahunan adalah Amerika Utara dengan biaya tahunan  sebesar $ 423 miliar USD.

   Korosi tidak hanya merugikan dari finansial, korosi dapat mempengaruhi pemborosan sumber daya alam, “Mengapa Korosi dapat meenjadi pemborosan sumber daya  alam?” jawabannya adalah, ketika terdapat sebuah proyek yang sedang dibangun dan bahan bangunan yang digunakan tidak bertahan terhadap lingkungannya (salah satunya logam yang cepat berkarat) maka untuk memperbaiki hal tersebut membutuhkan sumber daya alam, dimana sumber daya alam dikonsumsi untuk memperbaiki struktur.  Sehingga sumber daya alam akan habis untuk memperbaiki sturktur bangunan yang rusak.

  Selain pemborosan sumber daya alam, efek korosi dapat membuat struktur bangunan yang kekuatannya berkurang sehingga dapat menimbulkan situasi berbahaya, hal ini dapat menyebabkan kecelakan yang menimbulkan korban jiwa, sumber daya, dan banyak lagi. Maka dari itu efek korosi sangat lah merugikan dari banyak hal dan lebih baik segera di atasi untuk masslah korosi agak tidak terkena dampaknya.